Museum Kereta Keraton Jogjakarta

Keraton Jogjakarta memang merupakan salah satu kompleks tempat wisata populer di Jogja yang masih aktif digunakan sebagai kediaman resmi Sultan Hamengku Buwono. Tak hanya bisa menikmati keindahan budaya dan adat istiadat khas Jawa yang begitu kental, bila datang ke sini anda pun bisa berkunjung ke satu museum khusus yang tak akan bisa dijumpai di tempat wisata lain.

Ya, Museum tersebut adalah Museum Keraton Jogjakarta yang menyimpan berbagai macam koleksi kendaraan milik istana. Umumnya alat transportasi yang digunakan oleh para sultan terdahulu ini usianya mencapai ratusan tahun. Dan bila ingin membandingkan dengan zaman sekarang, kereta kuda yang dimiliki oleh keraton Jogjakarta bisa dibilang sebanding dengan mobil kepresidenan RI 1.

Daya Tarik Museum Kereta Keraton Jogjakarta, Tempat Wisata Populer di Jogja yang Melegenda

Berdasarkan bentuknya, koleksi kereta kuda yang dimiliki Keraton Jogjakarta bisa kita bedakan menjadi 3 jenis. Yakni jenis yang pertama adalah kereta kuda beroda dua dengan atapnya yang dibuat terbuka. Misalnya saja Kereta Kapolit. Selanjutnya jenis yang ke 2 meliputi kereta kuda beroda empat yang juga memiliki atap terbuka seperti Kyai Jongwiyat dan seluruh kereta yang memakai nama tambahan berupa Landower. Dan untuk jenis terakhir, kereta kuda ini juga beroda empat namun atap bagian atasnya dibuat tertutup.

Adapun contoh dari jenis ketiga meliputi Nyai Jimat, Kyai Garudayaksa dan masih banyak lagi. Selain itu, bentuk dari kendaraan raja-raja terdahulu ini juga bisa dibedakan lagi berdasarkan fungsi dan kegunaanya. Kereta kuda jenis pertama dipakai oleh Sultan untuk menunjang aktivitas rekreasinya.

Sedangkan jenis yang ke 2 diperuntukkan bagi kalangan terpandang seperti para penari dan pemimpin prajurit Keraton Jogjakarta. Dan kereta kuda jenis terakhir khusus dibuat untuk Sultan dan keluarganya. Dari 23 koleksi kereta kuda yang dimiliki oleh Keraton Jogjakarta, ada 18 kereta yang masih digunakan hingga saat ini.

Bagaimana menarik sekali, bukan? Museum Kereta keraton Jogja sendiri buka setiap hari, mulai dari Senin sampai Minggu pada pukul 9 pagi hingga 4 sore. Tak ketinggalan, tiket masuk yang dibebankan pada para wisatawan juga hanya 5000 dan tambahan 1000 bagi anda yang membawa kamera.